Dirops Budi Purnama : Lakukan Assesment Terhadap Lokasi Kejadian


BAKAN - Sabtu (2/3) proses pencarian dan evakuasi korban masih terus dilanjutkan. Medan yang sempit dan terjal mengharuskan tim SAR gabungan harus ekstra berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya.

Sebelum memulai aktvitas, seluruh tim SAR gabungan melaksanakan briefing pagi yang dipimpin oleh Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama. Budi menekankan hal pertama yang harus dilakukan dalam operasi pencarian dan pertolongan adalah melakukan assesment atau investigasi serta gambaran terhadap lokasi kejadian.

"Tim harus membuat gambaran sedetail mungkin kondisi di lapangan baik kondisi di dalam maupun di luar", ujar Jenderal Bintang Satu.

"Dari situ kita bisa memetakan mana daerah yang rawan longsor kita beri tanda itu daerah resiko paling tinggi, mana daerah yang kokoh. Kemudia kita membuat pemetaan escape atau pintu keluar sebelum nulai bekerja agar seluruhnya dapar terkondisikian dengam efektif dan efisien", sambung Budi saat memberikan briefing kepada seluruh personil gabungan.

Pada kesempatan ini Kepala Basarnas Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito berpesan kepada seluruh personil agar selalu mengutamakan keselamatan dan kehati-hatian.

"Jaga terus semangat kalian untuk bisa terus bekerja kemanusiaan harus selalu sehat. Pesan saya harus selalu berhati-hati. Cepat dalam arti harus sesuai prosedur dsn tidak membahayakan, jangan melampaui kemampuan masing-masing. Kemudian petakan tempat-tempat yang beresiko tinggi sehingga kalian akan faham dan aman", tegas orang nomor satu di Basarnas.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah alat berat masih terus bekerja untuk menggali lokasi yang tertimbun material longsor. (yun)



Kategori Berita Kansar , General Berita , Bencana Nasional , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia , Bencana .
Pengunggah : arief
2 March 14:00 WIB