EVAKUASI KORBAN KM RAJA TUNA


Kantor SAR Manado --- Cuaca buruk yang terjadi pada hari Rabu, 17 Juli 2013 di Sekitar Perairan Kota Manado menyebabkan musibah. Pada jam 15.00 WITA Kantor SAR Manado menerima Laporan dari RAPI manado bahwa beberapa orang terdampar di rakit terlihat nelayan yang kemudian dilaporkan ke RAPI. Para korban tersebut merupakan nelayan dari KM. Raja Tuna yang sedang berlayar dari Kota Bitung untuk mencari ikan dan berakhir naas pada Hari Rabu, 17 Juli 2013 jam 00.30 WITA tengah malam terhempas ombak dan terbalik di Sekitar Pulau Siladen Kecamatan Bunaken kota Manado, koordinat 35 NM dari Kota Manado. {READMORE} Setelah mendengar kabar tersebut Kantor SAR Manado segera mengirimkan Team Rescue untuk mengevakuasi dan mencari korban yang lain. Adapun peralatan yang digunakan 1 unit Rigit Inflatable Boat (RIB) dan 3 bh Rubber Boat. Team Rescue dengan dibantu 1 Team dari RAPI dan Nelayan setempat mengevakuasi 4 orang di rakit. Selanjutnya Team Rescue dengan dibantu Team dari RAPI dan BPBD melanjutkan pencarian 6 orang yang masih terkatung-katung di tengah laut. Akhirnya 6 korban berhasil ditemukan dan dievakuasi seluruhnya dalam keadaan selamat pada hari Kamis, 18 Juli 2013 jam 14.00 WITA. Adapun data korban yaitu : Luis Majior (40 Thn) Kapten, Deki Aulia (48 thn), Luki Tamara (23 Thn), Imanuel Tapendang (36 Thn), Riddle Piri (18 Thn), Yoseph Makelene (24 Thn), Alfons Sius Banda (29 Thn), Diki Rumambi (22 Thn), Maikel Renggian (37 Thn), Febry (29 Thn). Korban dievakuasi ke Penambatan Kapal SAR di Malalayang selanjutnya di antar ke Keluarga di Bitung menggunakan 1 unit Truck Personil, 3 Unit Rescue CAR, dibantuk 1 unit Ambulance dari PMI dan 1 Unit Ambulance dari Dinas Kesehatan. Dengan ditemukan, dievakusi korban maka Operasi SAR dinyatakan ditutup.



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author