EVAKUASI PENDAKI GUNUNG SOPUTAN


Manado  --- BASARNAS - Kantor SAR Kelas A Manado dalam SIAGA disebabkan meletusnya Gunung Soputan. Sampai dengan hari Senin, 8 Februari 2016, masih terjadi gempa tremor rendah dengan semburan abu vulkanik sehingga pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas pada radius 6,5 km dari puncak gunung.

Dalam Keadaan waspada atas bencana Gunung Soputan, Kantor SAR Kelas A Manado menerima laporan dari Ibu Sherly Lasut pada hari Minggu (7/02) pukul 18.30 WITA bahwa Chisilia, Umur 17 Tahun beralamat Bitung bersama dengan 7 rekan pecinta alam lainnya  mendaki Gunung Soputan dan sampai dengan sore hari belum kembali dan komunikasi dengan mereka terputus. Mendengar berita tersebut Kantor SAR Kelas A Manado segera memerintahkan Team Rescue dari Pos SAR Amurang yang sedang bersiaga di Gunung Soputan untuk segera mencari 7 orang tersebut. Team Rescue yang sedang berada di lokasi segera merespon laporan tersebut dan melakukan pendakian, mencari ke 8 orang tersebut. Belakangan ternyata bukan hanya 8 orang yang belum kembali ke Pos tapi menjadi 18 orang yang hilang. Area diperluas dan Kantor SAR Kelas A Manado mengirimkan tambahan Team Rescue dari Kantor SAR Manado untuk mendukung Team Rescue yang telah ada di lokasi. Dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian maka Operasi SAR ditunda keesokan harinya. Senin (8/02) Imlek, Team Rescue melakukan pencarian dengan mendaki Gunung Soputan.  Akhirnya Team Rescue berhasil menemukan Seluruh korban pada pukul 07.30 WITA yang berjumlah 18 orang dan selanjutnya dilakukan evakuasi menuju lokasi yang aman, jalannya evakuasi selesai pada pukul 15.30 WITA. Dengan ditemukan 18 pendaki yang hilang maka Operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuan masing-masing.



Kategori General Berita .
Pengunggah : author