Hari Ketujuh Longsong Desa Bakan, Basarnas Evakuasi Dua Kantong Jenazah


BAKAN - Upaya keras yang dilakukan tim rescue Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi para penambang emas yang tertimbun material longsor di Desa Bakan membuahkan hasil. Senin (4/3) dua buah kantong mayat berhasil dievakuasi tim rescue Basarnas bersama tim SAR gabungan. Keduanya dievakuasi pukul 17.32 WITA dan pukul di lokasi yang berdekatan.

"Alhamdulillah kita berhasil mengevakuasi dua kantong mayat. Keduanya berada di lokasi yang berdekatan dan langsung dibawa menuju rumah sakit untuk proses identifikasi. Bagi keluarga korban yang ingin melihat apakah itu keluarganya atau bukan silahkan langsung datang ke rumah sakit. Basarnas tugasnya hanya mengevakuasi saja", jelas Direkktur Operasi Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama yang hadir langsung dalam operasi pencarian korban di Desa Bakan ini.

Evakuasi dua kantong mayat ini berhasil dilakukan setelah timbunan material longsor yang menutup goa selama beberapa hari berhasil terbuka. Sebelumnya tiga unit excavator berukuran 20, 28, dan 40 ton dikerahkan secara bergantian untuk membuka akses jalan dan menggali timbunan material longsor yang sangat tebal.

Material timbunan yang tebal serta batu-batuan yang sangat besar menjadi kendala dalam proses evakuasi para penambang emas tersebut selain medan dan akses jalan yang cukup terjal. Untuk mempercepat dan permudah proses evakuasi korban dari lokasi timbunan longsor menuju ambulance dilakukan secara estafet dan penarikan menggunakan tali. Selanjutnya kedua kantong mayat tersebut dibawa menuju rumah sakit guna keperluan proses identifikasi.

Seperti yang diketahui bahwa pada Selasa (26/2) malam telah terjadi longsor di Desa Bakan yang mengakibatkan sekitar 60 orang penambang emas tertimbun material longsor. Informasi nahas tersebut diterima Kantoe Pencarian dan Pertolongan Manado beberapa saat setelah kejadian dari BOBD Balmong. Sejumlah personil baik dari Kantro Pencarian dan Pertolongan Medan, Pos Pencarian dan Pertolongan Amurang, dan Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan Kotamabagu dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi korban. Tidak hanya itu Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Gorontalu Utara serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pun diberangkatkan menuju lokasi longsor untuk membantu proses evakuasi korban.

Hingga berita ini diturunkan Basarnas bersama tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 18 korban selamat, 9 korban meninggal dan 2 paket kantong jenazah. Proses pencarian korban serta penggalian timbunan material masih terus dilanjutkan dan berlangsung selama 24 jam setiap harinya. (Riz)



Kategori Berita Kansar , General Berita , Bencana Nasional , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia , Bencana .
Pengunggah : arief
4 March 21:00 WIB