RAPAT KOORDINASI SAR TINGKATKAN SINERGITAS DAN SOLIDITAS DALAM PENANGANAN KECELAKAAN KAPAL DI PERAIRAN TELUK JAKARTA


Jakarta - DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu merupakan wilayah yang sangat strategis dan merupakan jalur lalu lintas distribusi orang maupun barang. Kepulauan Seribu merupakan salah satu tujuan destinasi wisata yang ada di Provinsi DKI Jakarta sehingga dalam musim libur lebaran mobilitas wisata ke Kepulauan Seribu meningkat, tercatat pada musim libur lebaran tahun 2018, sekitar 84.000 wisatawan berlibur ke Kepulauan Seribu.

DKI Jakarta yang merupakan Ibukota negara Indonesia menjadi pintu gerbang keluar dan masuknya distribusi orang maupun barang dan salah satu alasan padatnya transportasi laut untuk mengangkut orang maupun barang dari dalam negeri maupun luar negeri. Dengan semakin padatnya lalu lintas transportasi laut yang digunakan untuk mengangkut orang maupun barang, semakin tinggi resiko kecelakaan yang terjadi pada sarana laut yang digunakan serta dapat menimbulkan kerugian baik materil maupun non materil.

Maka dari itu sudah menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk menjaga keselamatan bagi masyarakat yang akan melintasi Teluk Jakarta tersebut, karena selain arus mudik target destinasi wisata menuju Kepulauan Seribu akan menjadi meningkat karena faktor keamanan dan kenyamanan yang diberikan. Maka dari itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jakarta mengadakan Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan kapal apabila terjadi di Perairan Teluk Jakarta.

IMG-20180905-WA0020.jpg

Rapat Koordinasi diadakan di The Media Hotel dan Towers Jakarta pada Rabu (5/9) ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan soliditas para stakeholder baik seluruh instansi dari pemerintah pusat maupun daerah dan juga potensi SAR yang memiliki peran apabila kecelakaan itu terjadi. Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Didi Hamzar, S. Sos., M.M. sekitar pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh 100 orang peserta rapat dari berbagai instansi, potensi SAR, serta elemen masyarakat dan juga persatuan nelayan yang ada di sekitar perairan Teluk Jakarta.

“ Rapat Koordinasi ini diselenggarakan guna memantapkan koordinasi dan kerjasama antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jakarta dengan para potensi SAR serta stakeholder sehingga kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pada kecelakaan kapal dapat terwujud secara efektif dan efisien di Perairan Teluk Jakarta ini.”

Ungkap Didi Hamzar ketika ditemui wartawan. Beliau juga menegaskan bahwa dalam setiap penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), peran para potensi pencarian dan pertolongan (SAR) serta stakeholder sangat berpengaruh dalam keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) karena respond time yang cepat dalam penanganan kecelakaan tersebut bisa meminimalisir jumlah korban.

Acara ini juga mengundang beberapa narasumber sebagai pembicara dalam bidang keselamatan transportasi pelayaran yaitu Didi Hamzar, S.Sos., M.M. (Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS)), Renan Hafsar (Investigator Komisi Nasional dan Keselamatan Transportasi), dan Capt. Richard Christian (Kasie. Sertifikasi Kapal Barang dan Peti Kemas Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan). (hms/rml)

IMG-20180905-WA0019.jpg



Kategori Berita Kansar , General Berita .
Pengunggah : nita
5 September 20:25 WIB